5 Tahap Tumbuh Kembang Kelinci yang Perlu Kamu Ketahu!i

Tahap tumbuh kembang kelinci

Cihuii.com - Apa dirimu tergolong pecinta kelinci dan tengah memelihara hewan yang satu ini? Atau saat ini dirimu baru bersiap memelihara hewan imut ini? Apapun jawabanmu, yang jelas, info seputar tumbuh kembang kelinci tentu sedang dirimu butuhkan ya saat ini?

Khusus untukmu pembaca setia Cihuii.com, kali ini kita akan membahas 5 tahap tumbuh kembang kelinci yang wajib dirimu ketahui. Disimak yuk! Berikut selengkapnya:

1. Neonatal

Masuk kedalam golongan mammalia, si imut kelinci sudah mengalami masa tumbuh kembang sejak dalam kandungan induknya. Tak berbeda dengan kita sebagai sesama mammalia, tumbuh kembang kelinci bermula sejak sel telur sang induk dibuahi sperma si jantan dan berbentuk zigot. 

Seiring berjalannya waktu, zigotpun membelah menjadi blastokis. 

Sesuai fase perkembangannya, blastokispun menjadi embrio alias janin dan terus berkembang hingga hari kelahiran tiba. Proses perkembangan ini sendiri memakan waktu kurang lebih 31 hingga 35 hari. 

2. Post Natal

Setelah fase neonatal selesai, bayi kelinci pun lahir kr dunia (proses tumbuh kembang kelinci masuk ke dalam fase post natal). Saat benar-benar baru terlahir ke dunia, bayi kelinci dalam keadaan buta dan tuli, Dears. Bulu penutup tubuhnya pun terbilang masih sangat jarang. Karenanya mereka masih sangat bergantung pada sang induk. 

Meski demikian, untukmu para pemula, tak perlu gusar jika melihat kelincimu jarang berdekatan dengan bayinya. Bukannya tak sayang, namun kelinci memang memiliki "Budaya" yang berbeda dengan beberapa hewan mammalia lain dalam merawat bayi mereka yang baru lahir. 

Jika anjinh atau kucing terlihat begitu protektif pada bayi-bayi mereka setelah masa kelahiran, tidak demikian halnya dengan kelinci. Induk kelinci justru akan terlihat jarang bersama bayinya. Ini semua mereka lakukan agar hewan pemangsa dan jenis-jenis ancaman lainnya tak terfokus pada bayi mereka.

3. Masa Sapih

Setelah usianya mencapai tiga minggu, induk kelinci akan mulai melakukan penyapihan pada bayi mereka. Jika sebelumnya sang induk memberikan air susunya pada sang bayi dua kali sehari, selama masa sapih si induk akan memperkenalkan makanan lain pada bayi mereka dan benar-benar berhenti memberikan air susunya begitu masa penyapihan selesai. 

4. Berpisah dari Sang Induk

Begitu menginjak minggu ke-7, biasanya anak kelinci akan mulai menentukan wilayahnya sendiri. Ketila sudah merasa benar-benar menemukan wilayahnya sendiri, mereka akan meninggalkan sarang sang induk untuk "belajar hidup mandiri".

5. Dewasa dan Matang Secara Seksual

Ketika usianya mencapai bulan ke tiga, secara seksual, kelinci sudah terbilang matang dan siap untuk proses kawin dan beranak. 

0 Komentar